Oleh:
Dr. M. Taufiq Qulazhar, MA, M.Ed
Direktur Mahad Aly An-Nuaimy
Kalaulah
kita mau bertafakkur dan bertanya: Apakah Allah mempunyai kepentinhan pribadi
dibalik peritah dan larangannya?
Apakah ketaatan manusia menambah keagungan Alah?
Apakah keingkaran
manusia mengurangi keagugan Allah?
Apabila seluruh manusia yang pernah hidup di muka bumi in
taat maka ketaatan itu tidak menambah keagungan Allah.
Begitu pula
sebaliknya. Apabila seluruh manusia membangkang maka tidak akan mengurangi
keagungan Allah.
Allah sama sekali
tidak membutuhkan ketatan ciptaanya.
Allah Tidak Butuh Ibadah Hambanya!!!
وَمَنْ جَاهَدَ فَإِنَّمَا يُجَاهِدُ لِنَفْسِهِ
إِنَّ اللَّهَ لَغَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ (6)
Barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu
adalah untuk dirinya sendiri.Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak
memerlukan sesuatu) dari alam semesta. (QS. 29:6)
2577 حدثنا عبد اللَّهِ بن عبد الرحمن بن بَهْرَامَ
الدَّارِمِيُّ حدثنا مَرْوَانُ يعنى بن مُحَمَّدٍ الدِّمَشْقِيَّ حدثنا سَعِيدُ بن
عبد الْعَزِيزِ عن رَبِيعَةَ بن يَزِيدَ عن أبي إِدْرِيسَ الْخَوْلَانِيِّ عن أبي ذَرٍّ
عن النبي فِيمَا رَوَى عن اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى
أَنَّهُ قال
يا عِبَادِي إِنَّكُمْ لَنْ تَبْلُغُوا
ضَرِّي فَتَضُرُّونِي وَلَنْ تَبْلُغُوا نَفْعِي فَتَنْفَعُونِي
يا عِبَادِي لو أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ
وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ كَانُوا على أَتْقَى قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ مِنْكُمْ ما زَادَ
ذلك في مُلْكِي شيئا
يا عِبَادِي لو أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ
وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ كَانُوا على أَفْجَرِ قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ ما نَقَصَ ذلك
من مُلْكِي شيئا يا ع
ِبَادِي لو أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ
وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ قَامُوا في صَعِيدٍ وَاحِدٍ فَسَأَلُونِي فَأَعْطَيْتُ كُلَّ
إِنْسَانٍ مَسْأَلَتَهُ ما نَقَصَ ذلك مِمَّا عِنْدِي إلا كما يَنْقُصُ الْمِخْيَطُ
إذا أُدْخِلَ الْبَحْرَ
يا عِبَادِي إنما هِيَ أَعْمَالُكُمْ أُحْصِيهَا
لَكُمْ ثُمَّ أُوَفِّيكُمْ إِيَّاهَا فَمَنْ وَجَدَ خَيْرًا فَلْيَحْمَدْ اللَّهَ وَمَنْ
وَجَدَ غير ذلك فلا يَلُومَنَّ إلا نَفْسَهُ قال سَعِيدٌ كان أبو إِدْرِيسَ الْخَوْلَانِيُّ
إذا حَدَّثَ بهذا الحديث جَثَا على رُكْبَتَيْهِ ) صحيح مسلم ج4/ص1994)
Kenapa Allah menurunkan aturan-Nya melalui Al-Quran dan
As-Sunah?
Jawabannya ada di Firman Allah:
وما أرسلناك إلا رحمة للعالمين (سورة الأنبياء:
107)
(Tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi)
rahmat bagi semesta alam). (QS. 21:107)
Datangnya Rasullullah, Muhammda SAW. dengan membawa Ajaran
dan aturan-aturan Allah merupakan Rahmat bagi manusia, Kasih sayang dari Allah
agar manusia hidup bahagia baik di dunia maupun di akherat Kelak.
Taat dan Kufur adalah pilihan!
قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَكُمُ
الْحَقُّ مِنْ رَبِّكُمْ فَمَنِ اهْتَدَى فَإِنَّمَا يَهْتَدِي لِنَفْسِهِ وَمَنْ ضَلَّ
فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا وَمَا أَنَا عَلَيْكُمْ بِوَكِيلٍ (108)
Katakanlah:"Hai manusia, sesungguhnya telah datang
kepadamu kebenaran (al-Qur'an) dari Tuhanmu, sebab itu barangsiapa yang
mendapat petunjuk maka sesungguhnya (petunjuk itu) untuk kebaikan dirinya
sendiri. Dan barangsiapa yang sesat, maka sesungguhnya kesesatannya itu
mencelakakan dirinya sendiri. Dan aku bukanlah seorang penjaga terhadap
dirimu". (QS. 10:108)
Cara Allah SWT Untuk Menyadarkan Manusia Agar Taat
Mengetahui Haqikat Langit dan Bumi
Menyadarkan Manusia Akan Asal Penciptaannya
Mengingatkan Kematian
Mengingat Hari Hisab, Dimana Manusia Akan dihitung Amal
Perbuatannya
Taat Mendapat Nikmat
Maksiat Mendapat Siksa
Hakikat
Langit Dan Bumi
Sehebat dan sebesar
apakah manusia ?
Sehebat dan sebesar
apakah manusia ?
أَأَنْتُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمِ السَّمَاءُ بَنَاهَا (27) رَفَعَ سَمْكَهَا
فَسَوَّاهَا (28) وَأَغْطَشَ لَيْلَهَا وَأَخْرَجَ ضُحَاهَا (29)
Sehebat dan sebesar
apakah manusia ?
Sehebat dan sebesar
apakah manusia ?
Sehebat dan sebesar
apakah manusia ?
سبحان الله
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih
lagi Maha Penyayang
Dan janganlah kamu berjalan
di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali
tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi
gunung.
(Al Israa’ : 37)
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih
lagi Maha Penyayang
Pakaian kesombongan hanyalah milik Allah.
(Al Israa’ : 37)
Mari kita renungkan kesombongan
kita lakukan pd manusia, sadar atau tidak
Mari kita renungkan kesombongan
kita lakukan pada Allah, sadar atau tidak
Masih Pantaskah Kita Tidak Taat Kepada Allah!!!
Masih Pantaskah Kita Melakukan Maksiat!!!
Siapa Manusia Sesungguhnya
وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ مِنْ سُلَالَةٍ
مِنْ طِينٍ * ثُمَّ جَعَلْنَاهُ نُطْفَةً فِي قَرَارٍ مَكِينٍ * ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ
عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَامًا فَكَسَوْنَا
الْعِظَامَ لَحْمًا ثُمَّ أَنْشَأْنَاهُ خَلْقًا آَخَرَ
فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu
saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani
(yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).
Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu
segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami
jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging.
Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Suci lah
Allah, Pencipta Yang Paling Baik.
Masih Pantaskah Kita Tidak Taat Kepada Allah!!!
Masih Pantaskah Kita Melakukan Maksiat!!!
Ingat Hisab = Baik
Mengngkari hisab = Jahat
Menjadikan Segala Langkah hidup kita ladang pahala
Masih Pantaskah Kita Tidak Taat Kepada Allah!!!
Masih Pantaskah Kita Melakukan Maksiat!!!
Masihkah Kita Sombong?
Masihkah Kita Tidak Mau Taat?
Masihkah Kita Tidak Mau Sholat dengan Baik?
Masihkah Kita malas-malasan Beribadah?
Masihkah Kita Durhaka Kepada Orang Tua?
Masihkah Kita Ingin Menang Demi hawa nafsu
Kita?..............
Download: Disini